Langsung ke konten

AI Agent & Agentic Workflow

AI agent dan agentic workflow dengan kontrol yang jelas

AI agent adalah aplikasi AI yang dapat merencanakan dan menjalankan beberapa langkah kerja menggunakan tool yang diizinkan, misalnya mencari data, mengisi formulir, atau membuat tiket. Agentic workflow layak diterapkan ketika langkah kerjanya jelas, tool-nya terbatas, dan hasilnya dapat diverifikasi.

AI Agent Development, Agentic AI

  • Tool dan akses yang dibatasi
  • Log setiap langkah agent
  • Persetujuan manusia untuk tindakan berisiko
  1. 01Tugas
  2. 02Perencanaan agent
  3. 03Tool yang diizinkan
  4. 04Persetujuan
  5. 05Hasil & log

Masalah bisnis

Masalah bisnis yang diselesaikan

Tugas multi-langkah lintas sistem

Satu permintaan mengharuskan petugas membuka beberapa aplikasi dan menyalin data di antaranya.

Otomasi kaku mudah rusak

Skrip otomasi berbasis aturan gagal saat format input sedikit berubah.

Kekhawatiran AI bertindak tanpa kontrol

Perusahaan ingin memanfaatkan AI tanpa memberi akses tak terbatas ke sistem.

Yang kami bangun

Yang kami bangun

  • 01

    Agent dengan tool terbatas

    Agent hanya dapat memanggil fungsi yang didefinisikan, dengan hak akses minimum.

  • 02

    Human-in-the-loop approval

    Tindakan berdampak seperti mengirim, mengubah, atau menghapus data menunggu persetujuan.

  • 03

    Audit log

    Setiap rencana, pemanggilan tool, dan hasil tercatat untuk ditinjau.

  • 04

    Evaluasi skenario

    Skenario uji untuk memastikan agent berperilaku sesuai sebelum dipakai luas.

Contoh penerapan

Contoh penerapan

  • Penyiapan tiket & laporan

    Agent mengumpulkan data dari beberapa sistem lalu menyiapkan draf tiket atau laporan untuk ditinjau.

  • Asisten pengadaan

    Agent membandingkan penawaran vendor dan menyiapkan ringkasan untuk approval.

  • Asisten operasional internal

    Agent menjawab pertanyaan sekaligus mengambil data status dari sistem.

Arsitektur & pendekatan

Arsitektur & pendekatan

Agent diperlakukan seperti pengguna baru: aksesnya minimum dan tindakannya dapat diaudit.

  1. 01

    Definisikan tugas

    Menentukan tujuan, batasan, dan kriteria keberhasilan.

  2. 02

    Definisikan tool

    Fungsi yang boleh dipanggil agent beserta hak aksesnya.

  3. 03

    Kontrol & persetujuan

    Titik persetujuan manusia dan batas biaya per tugas.

  4. 04

    Uji skenario

    Menjalankan skenario normal dan skenario gagal sebelum rilis.

Teknologi & integrasi

Teknologi & integrasi

  • Python
  • Integrasi LLM API
  • Tool / function calling
  • REST API
  • Audit log
  • Queue & background job

Deployment

Tingkat otonomi

Otonomi agent ditingkatkan bertahap sesuai hasil evaluasi.

Opsi Keterangan Cocok untuk
Asisten Agent menyiapkan hasil, manusia menjalankan tindakan.
  • Awal implementasi
Semi-otomatis Agent menjalankan langkah rutin, tindakan berdampak menunggu persetujuan.
  • Proses yang sudah teruji

FAQ

Pertanyaan umum

Kapan agentic workflow layak digunakan?
Saat langkah kerjanya jelas, tool yang boleh digunakan terbatas, dan hasilnya dapat diverifikasi. Untuk proses berisiko tinggi, kami tetap menyertakan persetujuan manusia.
Apa bedanya AI agent dengan chatbot?
Chatbot menjawab pertanyaan. AI agent dapat menjalankan langkah kerja dengan memanggil tool, sehingga membutuhkan kontrol akses, persetujuan, dan audit log yang lebih ketat.

Siap membahas kebutuhan Anda?

Ceritakan konteks dan target Anda. Kami bantu memetakan solusi, prioritas, dan estimasi awal.